nikahkami.com
Kembali ke Beranda
Pembaruan Terakhir: Mei 2026

Syarat & Ketentuan

Harap baca Syarat dan Ketentuan berikut secara saksama sebelum menggunakan layanan nikahkami.com. Dengan membuat akun dan mendesain undangan di platform kami, Anda setuju untuk terikat oleh ketentuan di bawah ini.

1. Penggunaan Layanan

nikahkami.com menyediakan platform pembuatan undangan pernikahan online berbasis SaaS (Software as a Service). Anda diperbolehkan menggunakan layanan ini untuk keperluan pernikahan pribadi, pembuatan undangan klien (reseller/WO resmi), dengan ketentuan tidak melanggar hukum serta regulasi yang berlaku di Republik Indonesia.

2. Akun Pengguna & Keamanan

Anda bertanggung jawab sepenuhnya untuk menjaga kerahasiaan kata sandi akun Anda dan segala aktivitas yang terjadi di bawah akun tersebut. Anda wajib segera melaporkan kepada kami apabila mencurigai adanya akses ilegal atau penyalahgunaan akun tanpa izin Anda.

3. Ketentuan Pembayaran & Paket Layanan

Kami menawarkan tiga skema paket undangan digital dengan fitur berjenjang (Basic, Gold Premium, dan Platinum). Segala transaksi pembayaran yang telah diproses secara sukses melalui Payment Gateway kami (Midtrans) bersifat final dan **non-refundable (tidak dapat dikembalikan)**, mengingat sistem kami langsung memproses pemutakhiran lisensi dan aktivasi server undangan digital Anda detik itu juga secara otomatis.

4. Konten Pengguna

Anda memegang hak milik penuh atas materi, foto, lagu, serta teks ucapan yang diunggah ke platform kami. Namun, kami berhak menghapus atau membekukan undangan Anda secara sepihak apabila terbukti mengandung konten pornografi, ujaran kebencian, penipuan, pelanggaran hak cipta intelektual milik pihak lain, atau hal-hal lain yang melanggar ketertiban hukum sosial.

5. Ketersediaan Server & Batasan Tanggung Jawab

Kami senantiasa berupaya menjaga performa serta ketersediaan server undangan digital Anda tetap aktif 24/7 dengan tingkat uptime 99.9%. Namun, nikahkami.com tidak bertanggung jawab atas kerugian moril maupun materiil yang timbul akibat gangguan teknis di luar kendali kami, seperti pemadaman internet global, serangan siber (DDoS), atau kegagalan penyedia infrastruktur hosting pihak ketiga (Cloud Provider).